Instrumen Investasi Yang Wajib Kamu Ketahui!

Investasi sangat penting untuk kita lakukan agar tabungan kita tidak berkurang nilainya karena tergerus oleh inflasi, investasi pun dapat kita mulai tanpa memerlukan modal yang besar. Banyak instrumen investasi yang dapat kita pilih menyesuaikan dengan modal kita. Nah dibawah ini adalah jenis-jenis intrumen investasi yang wajib kita ketahui sebelum kita mulai berinvestasi.

Investasi di Pasar Uang

Pasar uang (Money Market) adalah suatu wadah tempat pertemuan antara pemilik dana (Funder) dengan calon konsumen (Consumer) baik bertemu langsung maupun melalui perantara (Broker) atas transaksi permintaan atau penawaran (Demand /Supply) terhadap sejumlah dana atau surat-surat berharga jangka pendek umumnya dibawah 270 hari. Berikut contoh produk investasi pasar uang:

1. Deposito

Deposito merupakan produk investasi yang dikeluarkan pihak bank, dimana kita dapat menyimpan uang dalam waktu tertentu, lalu mendapatkan keuntungan dalam bentuk persentase bunga.

Terdapat 2 jenis produk deposito yang ditawarkan pihak bank, pertama adalah deposito berjangka dan yang kedua adalah sertifikat deposito. Pada deposito berjangka, keuntungan berupa bunga akan kita dapatkan jika deposito sudah jatuh tempo. Sedangkan pada sertifikat deposito, bunga akan kita dapatkan saat kita membeli sertifikat deposito. Sertifikat deposito bisa diperjualbelikan oleh karena itu sertifikat ini tidak mencantumkan nama pemiliknya.

Dengan berinvestasi menggunakan deposito, ini merupakan pilihan investasi yang aman. Namun keuntungan yang kita dapat sebatas bunga yang ditawarkan oleh pihak bank saja. Dan investasi seperti ini cocok buat Anda yang tidak terlalu suka tantangan lebih dalam berinvestasi. 

2. Sertifikat Bank Indonesia

Sertifikat Bank Indonesia adalah surat hutang yang diterbitkan oleh Bank Indonesia untuk mengontrol kestabilan nilai Rupiah. Sertifikat ini dijual kepada bank-bank di Indonesia atau broker-broker yang ditunjuk setiap hari Kamis dengan sistem lelang. Keuntungan yang didapat dari pembelian sertifikat ini adalah bunga yang berkisar antara 1 – 2 % yang dipotong pada pembelian sertifikat. Bunga dari sertifikat ini ditentukan pada saat lelang. Cara pemberian bunga ini juga disebut sebagai bunga diskonto. Contohnya, untuk membeli Sertifikat Bank Indonesia senilai Rp 1 miliar dengan bunga 1% cukup membayar Rp 990 juta. Pada Saat jatuh tempo, barulah uang yang didapat senilai Rp 1 miliar. Investasi ini merupakan investasi bebas resiko dan dapat diperjualbelikan.

3. Surat Berharga

Surat berharga adalah dokumen legitimasi atas kepemilikan uang untuk perdagangan, perlindungan bagi pemberi hutang dan orang yang melakukan perjalanan, Contoh-contoh surat berharga yang termasuk dalam investasi uang adalah wesel, cek, celen dan kwitansi.

4. Valuta Asing

Investasi Valuta Asing adalah investasi memperjualbelikan mata uang antara negara yang satu dengan negara yang lain. Valuta asing yang banyak dipakai dalam investasi ini biasaya merupakan valuta asing negara-negara yang memiliki peranan cukup besar dalam dunia internasional seperti USD, GBP dan EUR. Dalam investasi ini, kurs mata uang yang selalu berubah-ubah dengan cepat akibat pergerakan ekonomi yang berubah-ubah merupakan faktor utama penentu keuntungan atau kerugian.  Tingkat likuiditas, pergerakan yang cepat dan keuntungan yang tinggi membuat valuta asing menjadi investasi yang banyak diminati. Dalam melakukan investasi ini, investor perlu senantiasa aktif memantau naik turunnya nilai mata uang internasional. Investasi valuta asing termasuk investasi yang memiliki resiko tinggi namun juga pengembalian yang tinggi.

Investasi di Pasar Modal

Pasar modal adalah suatu tempat atau sistem yang berfungsi sebagai tempat jual-beli surat-surat berharga atau efek (seperti saham dan obligasi), baik itu untuk jangka menengah maupun jangka panjang antara Perusahaan atau lembaga keuangan dengan para investor. Pasar modal seringkali disebut juga dengan Bursa Efek.

Pasar Modal ini merupakan tempat dimana Perusahaan yang memerlukan dana untuk memperluaskan usahanya bisa menjual surat-surat berharganya. Sedangkan pihak yang mempunyai modal yang lebih dan ingin mendapatkan keuntungan dari pembelian surat-surat berharga tersebut disebut Investor.

1. Obligasi

Obligasi merupakan surat hutang yang diterbitkan oleh perusahaan. Suatu perusahaan menerbitkan obligasi atau surat hutang dalam rangka mencari pinjaman modal dengan bunga yang lebih ringan daripada suku bunga kredit. Investasi ini menarik bagi para investor karena dapat menghasilkan bunga yang lebih tinggi dari bunga bank. Secara singkat, obligasi memotong rantai perjalanan uang menjadi lebih pendek sehingga keuntungan yang didapat kedua belah pihak yaitu pemberi utang atau investor dan peminjam atau perusahaan menjadi lebih tinggi. Sebelum jatuh tempo, Obligasi dapat diperjualbelikan dengan kisaran harga dari nilainya yang dipengaruhi oleh kondisi pasar.

2. Saham

Saham merupakan salah satu investasi yang tergolong high risk high return. Saham secara singkat dapat diartikan sebagian kepemilikan atas suatu perusahaan yang dijual oleh perusahaan itu sendiri. Pembeli saham akan merasakan keuntungan maupun kerugian yang diderita oleh perusahaan tersebut. Pada umumnya, keuntungan yang didapat dari investasi saham lebih tinggi dari bunga bank. Hal ini dikarenakan perusahaan memperoleh modal dari berbagai sumber, salah satunya adalah pinjaman bunga bank. Karena itu, perusahaan harus menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dari bunga bank agar dapat membayar hutangnya. Keuntungan perusahaan dibagikan dalam bentuk dividen pada akhir tahun kepada setiap pemegang saham sesuai besar saham yang dimilikinya. Investasi saham membutuhkan keahlian yang tinggi untuk dapat terus memprediksi iklim pasar. Selain itu, investasi ini juga harus terus menerus dipantau.

3. Reksadana

Reksadana adalah bentuk inventasi di mana dana atau modal dari sekelompok investor dikumpulkan untuk dikelola oleh seorang manajer investasi dalam bentuk portofolio efek. Investasi ini tidak sulit dan dapat dimiliki masyarakat umum karena untuk berinvestasi di reksa dana tidak perlu memiliki keahlian investasi ataupun modal yang besar. Reksadana dijual dengan harga yang relatif murah yaitu sekitar Rp 100.000 sampai dengan Rp 250.00. Investasi ini memiliki resiko rendah dan likuiditas tinggi karena dapat diperjualbelikan dan dicairkan setiap hari.

Investasi Pada Aktiva Rill

Investasi pada Aktiva Rill yaitu investasi yang bentuk fisiknya dapat dilihat secara langsung. Contoh investasi ini adalah sebagai berikut:

1. Emas atau Logam Mulia

Emas sebagai uang yang sesungguhnya merupakan suatu jenis investasi yang terus berkembang. Investasi ini merupakan jenis investasi yang paling aman karena merupakan aset nyata yang dalam jangka panjang nilainya selalu naik dan jarang mengalami penurunan secara signifikan. Di pasar, emas dijual dalam dua bentuk yaitu emas batangan dan perhiasan emas. Selain dipengaruhi oleh banyaknya permintaan dan penawaran serta ketersediaan tambang emas, harga emas juga dipengaruhi oleh naik turunnya nilai mata uang USD.

gold 1024x640 - Instrumen Investasi Yang Wajib Kamu Ketahui!
Illustration by https://wallpapertag.com

2. Properti

Investasi properti tergolong salah satu investasi yang banyak diminati karena nilai properti yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Selain dari kenaikan nilainya, investasi ini juga sangat menguntungkan karena jika dikelola dapat memberikan pemasukan tetap per bulan atau per tahun. Properti dapat disewakan dalam bentuk dikontrakkan atau dibuat tempat kos. Kenaikan harga properti dipengaruhi oleh inflasi, lokasi serta penawaran dan permintaan. Di Indonesia, dalam hal penawaran dan permintaan saat ini masih terjadi kesenjangan yang cukup signifikan karena pertumbuhan penduduk Indonesia yang terus meningkat.

Source:
1.
https://www.kembar.pro
2.
https://www.modalrakyat.id
3.
https://dosenekonomi.com
4.
https://pengertianmenurutparaahli.org
5.
https://koinworks.com/blog/macam-macam-instrumen-investasi/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *