Menanti Windows Dressing

Perdagangan hari pertama di bulan Desember (02 Desember 2019) IHSG ditutup menguat 1.97% ke level 6.130,1. Mejelang penutupan tahun istilah Window Dressing sering kali didengar bagi mereka yang berkecimpung di dunia investasi saham atau reksadana. Di kalangan praktisi bursa saham Window Dressing disebut juga sebagai suatu fenomena di pasar modal ketika harga saham akan meningkat pada akhir tahun di mana perusahaan go public yang mencatatkan sahamnya akan melakukan tutup buku. Fenomena sangat terkenal dan hampir setiap tahun terjadi.

statistik WD - Menanti Windows Dressing

Dari tabel diatas kita bisa melihat kinerja IHSG dalam 8 tahun terakhir di bulan Desember, dimana dalam 8 tahun IHSG selalu naik. Bahkan jika melihat data 20 tahun terakhir IHSG di bulan Desember hanya sekali turun yaitu di tahun 2000. Rata-rata kinerja IHSG di bulan Desember dalam 20 tahun terakhir pun mencapai +4.5%.

Window Dressing umumnya dilakukan pihak-pihak yang memiliki kepentingan seperti Manajer Investasi maupun Emiten tertentu menjelang akhir periode laporan keuangan suatu perusahaan atau reksadana, aksi ini memiliki tujuan untuk membuat laporan keuangan/kinerja akhir tahun perusahaan terlihat lebih baik atau berhasil mencapai targetnya.

Window Dressing yang paling signifikan yaitu di akhir tahun, biasanya harga saham menguat bahkan sampai bulan Januari. Fenomena ini seringkali disebut dengan santa claus rally dan january effect.

Namun efek Window Dressing hanyalah efek jangka pendek, jika kinerja keuangan suatu perusahaan atau reksadana buruk dalam jangka panjang dan menengah kinerja tersebut akan terlihat juga meskipun di akhir tahun kinerjanya diangkat oleh aksi Window Dressing.

Source:

1. http://www.kelasinvestasi.com
2. https://finansial.bisnis.com
3. https://www.beritasatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *